sewa sepeda jogja

Sewa Sepeda Jogja – Hampir setiap orang mungkin bisa mengendari sepeda. Bahkan sebagian orang sudah terbiasa bersepeda sejak kecil. Hal ini dikarenakan bersepeda bukanlah hal sulit. Namun apakah anda sudah bisa bersepeda dengan baik dan sesuai dengan teknik yang seharusnya? Banyak dari mereka yang bersepda hanya bisa mengayuh pedal dan menjalankan sepeda mereka. Sehingga tak jarang dari mereka yang mengalami kecelakaan dalam bersepeda. Hal ini tentu tidak diinginkan oleh semua orang.

Ada beberapa teknik dasar yang biasa digunakan orang saat bersepeda. Walaupun sederhana, tetapi teknik ini dapat membantu anda dalam memaksimalkan tenaga saat bersepeda dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Apakah anda sudah mengetahui bagaimana cara bersepeda dengan benar? Atau anda tidak pernah menegtahui sebelumnya dan mengendari sepeda dengan teknik anda sendiri? Nah jika anda tidak mengetahui bagaimana cara bersepeda dengan baik. Anda sebaiknya membaca ulasan kami di bawah ini. Tujuannya tentu saja agar bisa lebih efektif mengayuh pedal, sepeda tidak keluar jalur, menjaga keseimbangan, serta memudahkan pengereman. Setidaknya ada tiga hal yang mesti dipahami saat mulai bersepeda, agar bisa mengendalikan (handling) sepeda secara benar.

  • Pedaling.

Pedaling merupakan isitlah yang sering kita dengar saat bersepeda. Pedaling Yaitu mengayuh sepeda yang efektif. Hal ini dilakukan dengan cara menyetel tinggi sadel untuk mendapatkan posisi telapak kaki pada pedal lurus seperti jam menunjuk pukul 6. Kemudian, bagian telapak kaki yang menempel di pedal juga diatur. bagian yang menempel pada pedal adalah bagian depan kaki setelah jari-jari. Posisi ini merupakan posisi yang paling optimal dalam memberikan tenaga pada saat pesepeda menggenjot atau mengayuh pedal. Teknik ini merupakan tekni yang benar untuk mengayuh sepeda. Jika anda menggunakan bagian tengah kaki atau tumit untuk mnegayuh sepeda maka anda tidak akan bisa mengoptimalkan tenaga anda ketika bersepeda. Selain itu, jika anda salah dalam mengayuh sepeda dan menggunakan tumit atau kaki bagian tengah, anda bisa membuat kaki anda cidera. Tentu anda tidak menginginkan hal ini terjadi kepada anda bukan? Maka dari itu, atur posisi kaki yang menempel pada pedal dengan tepat.

  • Shifting.

Shifting merupakan teknik yang sering digunakan untuk bersepeda. Shifting dilakukan untuk mengatur posisi gear pada sepeda anda. Selain harus lincah dalam mengayuh sepeda, anda tentu harus lincah dalam mengoper posisi gear sepeda anda. Hal ini dilakukan agar anda bisa menyesuaikan kekuatan anda dengan kinerja sepeda. Keterampilan jempol mengatur perpindahan gir depan maupun belakang harus selalu dilatih. Anda bisa menggunakan tangan kiri untuk memindahkan ger depan. Sedangkan tangan kanan untuk memindahkan gear belakang. Gir depan biasnaya terdiri dari tiga lapis yaitu besar, menengah dan kecil. Gear besar biasanya digunakan untuk kecepatan, pada trek lurus atau turunan. Gear menengah digunakan untuk tanjakan yang tidak terlalu tajam sedangkan gear kecil untuk tanjakan berat. Gear belakang biasanya terdiri dari 8-10 pilihan. Sedangkan untuk kegunaannya adalah kebalikan dari gear depan. Gear yang terbesar untuk tanjakan berat, sedangkan gear yang terkecil berturut-turut untuk mengejar kecepatan.

Nah keterampilah dalam memadukan antara gear depan dan gear belakang tergantung setiap indvidu masing-masing. Hal ini tentu akan disesuaikan dengan tenaga yang dimiliki oleh pesepeda. Untuk memindahkan gear, anda harus melakukannya saat pedal dikayuh. Dan yang terpenting dalam perpindahan gear adalah adna harus memberi jeda dalam setiap perpindahnnya. Setidaknya lakukan satu putaran pedal sebelum anda memindahkan gear kembali. Hal ini dikarenakan pemindahan gir yang teralu cepat, berpotensi membuat rantai putus, atau mata gir patah.

  • Breaking.

Hal ketiga yang paling penting dalam bersepeda adalah pengereman. Pengereman ini juga membutuhkan tehnik dasar. Anda harus meletakkan jari-jari anda pada posisi yang tepat saat mngerem. Letakkan jari telunjuk dan jari tengah pada tuas rem. Sedangkan jempol, jari manis dan kelingking akan bertugas untuk mengendalikan stang. Posisi tersebut merupakan posisi siaga apabila pada satu waktu anda harus melakukan pengereman mendadak. Dengan posisi tersebut, pengereman mendadak akan mudah dilakukan. Sehingga anda bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat bersepeda. Anda juga harus membiasakan diri dalam memadukan pengereman antara rem belakang dan rem depan. Tidak disarankan dalam bersepeda anda hanya mengandalkan salah satu rem baik belakang ataupun depan.

Demikianlah teknik-teknik yang sebaiknya anda ketahui sebagai dasar untuk bersepeda. Jika anda telah menguasai teknik-teknik diatas, anda tentu sudah siap untuk berlatih sepeda lebih jauh lagi.

Setelah memepelajari teknik bersepeda, anda pasti tertarik untuk berlatih menggunakan sepeda bukan? Namun apakah anda sudah memiliki sepeda? Jika iya, anda pasti bisa langsung mempraktikkannya dengan mudah di rumah. Tetapi bagaimana jika anda belum memiliki sepeda? Nah anda tidak perlu khawatir! Saat ini anda bisa tetap bersepeda walaupun anda belum memiliki sepeda. Caranya adalah dengan menyewa sepeda.

Di jogja ada perusahaan yang melayani sewa menyewa sepeda yaitu sewa sepeda Jogja. Rental sepeda jogja Sindu Trans memiliki beragam pilihan sepeda yang dapat anda pakaian sesuai dengan kebutuhan anda. Anda juga bisa menyewa sepeda sesuai dengan ukuran tubuh anda. Jadi anda tidak perlu membeli sepeda jika anda ingin mengendarinya. Cukup hubungi perusahaan sewa sepeda Jogja, maka anda bisa bersepeda keliling jogja bersama teman-teman anda. Yuk booking sekarang juga! Jangan kebanyakan mikir ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *